Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Oktober 2016

Menang di Motegi, Marquez Juara Dunia MotoGP 2015/2016


MANIS77 - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengakhiri lomba di sirkuit Motegi, Jepang, Minggu 16 Oktober 2016 dengan hasil yang manis. Ia berhasil menjadi juara dunia musim 2015/2016, setelah poinnya tidak terkejar lagi oleh pesaing utamanya Valentino Rossi.

Dengan menyisakan tiga seri lagi, poin yang dikumpulkan oleh Marquez kini berjumlah 273. Sehingga selisih poin antara Marquez dengan Rossi adalah 77 angka. Rossi mengumpulkan 196 poin. Memulai balapan dari pole position,

Rossi sempat turun di peringkat ketiga setelah bendera start dikibarkan. Rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo langsung menyodok diposisi pertama. Namun, Lorenzo hanya memimpin sebanyak empat putaran saja.

Setelah itu, Marquez berhasil memimpin lomba hingga balapan usai atau 24 lap. Pertarungan Rossi dan Lorenzo semakin seru ketika balapan memasuki lap keenam. Dimana Rossi berhasil mendahuli Lorenzo dan berhasil berada di posis kedua.

Sayangnya Rossi hanya bertahan satu lap saja. Lap ketujuh Rossi terjatuh dan tidak dapat melanjutkan lomba. Hal yang sama juga terjadi dengan Lorenzo. Saat balapan menyisakan empat lap lagi, ia juga ikut terjatuh.(viva)


Guru Tak Tegur Siswa Merokok Karena Takut Langgar HAM
Ribuan Rakyat Thailand Tangisi Kepergian Raja Bhumibol
Jese Rodriguez Rela Habiskan Rp10 Juta Per Malam

Rabu, 12 Oktober 2016

Danny Roberts, Petarung UFC Tantang Zlatan Ibrahimovic di Octagon


MANIS77 - Bomber veteran Manchester United, Zlatan Ibrahimovic memang dikenal tangguh dan punya fisik kuat nan prima di atas lapangan hijau. Dia terkenal dengan trademark sebagai bad boy.

Banyak yang respek bahkan mungkin takut dengan sosok asal Swedia itu, namun tidak bagi petarung UFC asal Inggris, Danny Roberts. Fighter berjuluk Hot Chocolate itu mengajak Zlatan duel di Octagon, arena bertarung UFC.

Selain dikenal jago mengolah Si Kulit Bundar, Zlatan memang dikenal juga ahli martial art. Pria 35 tahun itu memegang sabuk hitam di dunia taekwondo. Roberts sendiri menganggap Ibra bisa menghadirkan nilai tambah untuk UFC, dan ia pun mengaku siap adu skill fighting dengan sang bomber gondrong.

“Jika dia (Ibrahimovic) bersedia untuk bertarung, maka datang ke UFC. Saya ada di sini,” kata Roberts. “Ya, saya ingin melihatnya di Octagon. Saya ingin melihat apa yang ia miliki dan apa yang bisa ia lakukan.

Di waktu yang sama, kehadirannya mungkin akan menambahkan sedikit nilai tambah buat kita dan apa yang kami lakukan di UFC. Saya dengan ia jago martial art, namun saya tak takut,” tantang pria kelahiran London 29 tahun silam itu.(Sportskeeda)

Michelin Sediakan 4.000 Ban di Tiga Balapan Asia dan Australia


MANIS77 - Michelin resmi mengonfirmasi bahwa pemasok ban MotoGP bakal menyediakan 4.000 ban pada balapan yang berlangsung di tiga seri Asia, yakni Jepang , Australia, dan Malaysia. Berarti pembalap akan mendapatkan ujian besar tidak hanya mengenai pengaturan mesin saja, tapi juga bagaimana mengelola ban dengan baik.

Ini merupakan kali pertama Michelin mendapat tantangan berat. Terlebih sepanjang balapan musim ini perusahaan ban asal Prancis terus mendapat perhatian khusus dari pembalap. Manajer Michelin Piero Taramasso mengatakan, pihaknya akan memasok pengiriman ban dari laut maupun udara.

"Ini adalah tantangan besar buat Michelin terutama mengenai pengiriman logistik. Karena kami menyediakan 4.000 ban untuk tiga balapan di Asia. Rencananya kami akan melakukan pengiriman dari laut maupun udara," jelasnya.

Taramasso menambahkan, sejauh ini Michelin belum pernah menjajal ban mereka di Sirkuit Twin Ring Motegi di mana arena pacuan kuda ini memiliki trek yang sangat kasar.

Sehingga Michelin memerlukan tingkat grip yang lebih baik dari sebelumnya. "Untuk memenuhi kebutuhan ini kami akan menyediakan ban terbaik. Kami percaya akan memberikan stabilitas yang akan membantu pembalap dalam pengereman.

Mengenai tes di Motegi kami tidak bisa melakukannya dengan pembalap, tapi kami akan bekerja dengan detail untuk memberikan kondisi ban terbaik kepada pembalap," tambah Taramasso. Mengenai pemilihan ban, Michelin menyediakan tiga senyawa berbeda.

Pada bagian depan akan disediakan soft, medium, dan keras. Sementara belakang, pembalap dipersilakan untuk memilih ban lunak dan keras ditambah asimetris dengan bahu kanan lebih keras.(GPOne)


Petani Tomat di Sukabumi Gagal Panen Kerugian 
Akibat Krisis, Tahanan Mati Kelaparan
Istri Rooney Sebut Suporter Inggris Idiot

Senin, 10 Oktober 2016

Rencana Duel Klitschko vs Joshua Diumumkan Pekan Depan


MANIS77 - Tersangkutnya Tyson Fury dengan skandal penggunaan narkoba membuat Wladimir Klitschko dan Anthony Joshua diharapkan segera berduel. Promotor Matchroom Boxing Eddie Hearn berencana memastikan mega-duel tinju kelas berat itu terwujud pekan depan.

Klitschko dan Joshua memang jadi petinju yang berada di barisan paling depan untuk memperebutkan gelar WBA, yang terancam lepas dari tangan Tyson. Untuk itu, Hearn sedang sibuk-sibuknya melakukan negosiasi yang diharapkan rampung pekan depan.

"Pekan depan untuk pastinya. Kami sudah hampir mencapai kesepakatan saat ini," ucap Hearn. "Jelas ada banyak pilihan di divisi kelas berat. Kami seharusnya mengungkapkan siapa lawannya pekan lalu. Namun situasi berubah.

Kesempatan datang dan ketika anda bicara siapa lawan di kelas ini, anda akan mendapatkannya hampir 100 persen tepat,"

"Kami dalam situasi yang bagus saat ini. Mungkin senyum saya masih sukar ditebak, tapi camkan, pekan depan anda akan dapat kabar yang meledakkan isi pikiran anda," tutupnya.

Tyson sendiri terancam kehilangan gelar WBA lantaran tersandung kasus penggunaan narkoba jenis kokain. Dewan Tinju Inggris berencana memutuskan sanksi apa yang tepat dalam pertemuan yang berlangsung 12 Oktober mendatang.(Skysports)


Sabtu, 08 Oktober 2016

Jorge Lorenzo: Semoga Saya Tidak Merindukan Yamaha


MANIS77 - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo berharap dirinya tak merindukan motor YZR-M1 saat hijrah ke Ducati Corse tahun depan, di mana ia akan mengendarai Desmosedici GP17.

Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dalam situs resmi MotoGP bersama Amy Dargan. Menjalani debut MotoGP pada 2008 silam, Lorenzo tak pernah pindah ke tim mana pun, bahkan sempat bertekad pensiun bersama Yamaha suatu saat nanti.

Tahun depan pun akan menjadi pertama kalinya Por Fuera pindah tim, yakni ke Ducati, bertandem dengan rival lamanya, Andrea Dovizioso. "Hal yang akan saya rindukan dari Yamaha adalah... semoga bukan motornya!" guraunya.

"Tapi bisa saja, karena motor mereka sangat baik. Mungkin saya juga akan merindukan tim, karena tim mereka hebat dan profesional. Atmosfer kerja kami juga positif, tak pernah ada masalah." Lorenzo juga mengaku terkesan atas sikap adil Yamaha padanya, baik saat ia bertandem dengan Valentino Rossi maupun Ben Spies.

Menurut lima kali juara dunia ini, Yamaha selalu memberikan paket motor yang sama dengan sang tandem, membuatnya mampu tampil baik. "Mereka selalu memperlakukan saya dengan sangat baik, memberikan materi yang sama seperti rekan setim saya.

Soal motor, tak banyak perbedaan, entah itu bersama Vale atau Ben, dan ini sangat penting. Motor kami juga sangat kompetitif, saya selalu mengakhiri musim dengan gelar atau runner up setiap tahun," pungkasnya.(MotoGP)


Sidak ke Samsat Ganjar Pranowo Temukan Pungli
Berkata Rasis, Ghana Bakal Hilangkan Patung Gandhi
Berlusconi Bakal Jual Saham AC Milan ke China

Kamis, 06 Oktober 2016

Jorge Lorenzo Akan Beralih Jadi Pembalap Formula 1


MANIS77 - Juara dunia MotoGP 2015 Jorge Lorenzo selangkah lagi meraih cita-citanya yakni menjajal mobil Formula 1 (F1). Rencananya, Lorenzo akan mengendarai jet darat itu akhir pekan. Harapan Lorenzo untuk bisa menjajal kekuatan mobil Formula 1 sebetulnya sudah tersiar sejak bulan Juni 2016 lalu.

Saat itu Motorsport.com mencoba mengatur kesempatan antara Mercedes dan Monster Energy untuk merealisasikan rencana tersebut. Salah seorang sumber di lingkungan manajemen Lorenzo menjebut bahwa kendala terbesar untuk meralisasikan rencana tersebut adalah menemukan tanggal yang cocok.

Seperti kita ketahui, Formula 1 dan MotoGP merupakan olahraga yang punya jadwal sangat padat. Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa Lorenzo akan menjajal mobil Formula 1 - Mercedes W05 di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Mobil tersebut adalah jet darat yang digunakan Lewis Hamilton saat memenangkan gelar juara dunia F1 2014 lalu. Jika terealisasi, Lorenzo bukan pembalap MotoGP pertama yang menjajal kekuatan mesin mobil Formula 1. Pada 2008, Valentino Rossi sudah lebih dulu menjajal mobil F1 milik tim balap Ferrari di Spanyol.(motorsport)


Jabar Siapkan Rp 10 Miliar untuk Bencana Garut 
Aib Hillary Akan Diungkapan Dokumen Terbaru WikiLeaks
Empat Musim di AC Milan, Honda Merasa Dikucilkan Fans

Selasa, 04 Oktober 2016

Hamilton : Mercedes sengaja Menjatuhkan Saya Demi Rosberg


MANIS77 - Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, belum menerima kegagalannya di Grand Prix F1 Malaysia, Minggu 2 Oktober 2016. Hamilton masih merasa ada hal aneh di balik kesialan yang diterimanya sepanjang musim ini.

Kemarin, mesin mobil Hamilton bermasalah saat mengaspal di Sirkuit Sepang. Semburan api keluar dari bagian belakang mobil Hamilton. Setelah diperiksa lebih lanjut, Hamilton dinyatakan tak bisa melanjutkan balapan.

Dengan hasil ini, pembalap asal Inggris tersebut kesulitan mengejar rekannya, Nico Rosberg, yang ada di puncak klasemen sementara Formula 1 (F1). Kini, dia tertinggal 23 poin dari Rosberg. Situasi tersebut membuat Hamilton frustrasi.

Dia menuding, Mercedes sengaja menjatuhkannya demi membantu Rosberg meraih gelar juara tahun ini. "Seseorang pasti tak ada yang mau saya juara tahun ini. Pertanyaan untuk Mercedes, kami punya banyak mesin. Tapi, hanya punya saya yang bermasalah tahun ini," kecam Hamilton. "Perlu ada orang yang menjelaskan kepada saya, kenapa ini bisa terjadi.

Sebab, fenomena ini tak bisa diterima. Kami terus berjuang dalam kompetisi dan cuma mesin saya yang gagal," lanjutnya. Tim mekanik Mercedes pun bicara terkait kegagalan mesin yang dialami Hamilton. Kepala tim mekanik Mercedes, Paddy Lowe, menyatakan pihaknya sama sekali tak memprediksi adanya kegagalan dalam mesin mobil Hamilton.

Dia tak terima jika ada tudingan yang menyebutkan mekanik Mercedes merupakan penyebab utama kegagalan Hamilton. "Ini memang olahraga keras, tapi tak ada kegagalan yang direncanakan. Sejumlah alasan ada yang tak berhubungan dengan grafik performa individu, termasuk apa yang terjadi dengan mobil Hamilton tahun ini," kata Lowe.(BBC)


Proyek Lippo Tak Berizin Distop Mahasiswa
9 Warga Australia Ditangkap Polisi Malaysia
Keluarga Bale Dalam Ancaman, Wales Beri Perlindungan

Minggu, 02 Oktober 2016

Petinju Skotlandia Tewas Usai Dipukul KO di Ronde 5


MANIS77 -  Kabar dukacita datang dari dari arena tinju, di mana Mike Towell menghembus nafas terakhirnya usai pertandingan. Petinju asal Skotlandia itu mengalami luka parah, usai dihantam Dale Evans.

Insiden ini terjadi, kala Towell menghadapi Evans dalam duel St Andrews Sporting Club di Radisson Blu Hotel, Kamis waktu setempat, 29 September 2016. Pentinju berusia 25 tahun itu dipukul jatuh oleh Evans pada ronde ke-5.

Wasit pun langsung menghentikan duel tersebut dan menyatakan Evans sebagai pemenangnya. Usai pertandingan, Towell langsung dilarikan ke rumah sakit Queen Elizabeth University Hospital. Sayangnya, nyawa Towell tak dapat diselamatkan, usai mendapat pertolongan dari tim medis selama 12 jam.

Diketahui, Towell mengalami luka parah di kepalanya. Kekasih Towell, Chloe Ross mengungkapkan, petinju yang sukses 11 kali menorehkan kemenangan itu mengalami sakit kepala beberapa pekan sebelum naik ring. Tetapi, Towell tak merasa itu sebagai masalah.

"Saya sangat bersedih untuk mengatakan teman akrab saya telah meninggal pada malam ini, Michael (Towell) mengalami pendarahan dan pembengkakan otak," tulis Ross pada laman Facebooknya,(Telegraph)


Serangan Rusia di Suriah Tewaskan 9.300 Jiwa
Ibrahimovic Tolak Tawaran 100 Juta Euro 
Bocah 9 Tahun Ingin Membuktikan Tuhan itu Ada

Sabtu, 01 Oktober 2016

Positif Narkoba, Tyson Fury Dipastikan Batal Tarung Ulang


MANIS77 - Juara kelas berat dunia, Tyson Fury terancam gagal menggelar pertarungan ulang melawan Wladimir Klitschko. Kali ini alasan yang sangat mengejutkan adalah Tyson positif menggunakan kokain.

Jelas kabar ini sangat menyentak mengingat pertarungan yang dua kali mengalami penundaan, kali ini benar-benar tak akan terlaksana. Sejatinya pertarungan sudah disepakati digelar pada 29 Oktober. Namun sepihak kesepakatan dibatalkan kubu Tyson yang beralasan jika petinjunya tidak fit.

Tapi, keinginan pecinta tinju dunia menyaksikan pertarungan besar bisa jadi pupus. Dalam sebuah pemeriksaan urine yang dilakukan pada 22 September oleh VADA (Voluntary Anti-Doping Association) diketahui jika petinju Inggris itu positif menggunakan kokain.

Presiden VADA, Dr Margaret Goodman yang menjadi perwakilan pengawasan pertarungan Tyson versus Klitschko menjelaskan bahwa sampel A urine dengan nomor 4006253 milik Tyson diketahui mengandung benzoylecgonine.

Namun Goodman enggan mengomentari lebih jauh kecuali dengan izin Tyson. Pastinya, kerugian besar akan dialami Tyson. Usaha kerasnya merebut gelar juara dunia dari Klitschko pada November tahun lalu akan sia-sia karena terancam kehilangan gelar.(Skysport)


9 TKI Pulang Dari Malaysia Bawa 4 Anak
Kami Akan Hancurkan India Dengan Bom Nuklir
Leicester Bidik Juraj Kucka Penganti Kante

Kamis, 29 September 2016

Hasil Ciamik di Rio, Pebulutangkis India Mendapat Sponsor Baru


MANIS77 - Bintang bulutangkis India, Pusarla Venkata Shindu, tampaknya mulai memetik buah manis hasil kerja keras dan pencapaian apiknya pada Olimpiade Rio de Janeiro lalu. Tunggal putri peraih medali perak di pesta olahraga terbesar sedunia tahun 2016 itu pun kembali mendapatkan apresiasi positif dari pihak sponsor.

Belum lama ini Sindhu diketahui baru saja menandatangani kontrak selama tiga tahun bersama sponsornya, Baseline. Dalam kesepakatan tersebut, gadis 21 tahun ini mendapatkan nilai kontrak sebesar US$ 7,5 juta atau setara dengan Rp96 miliar.

Tuhin Mishra yang perwakilan dari manajemen Baseline menyebutkan, ini merupakan sebuah kesepakatan terbaik yang pernah ditandatangani  seorang pebulutangkis asal India. “Melonjaknya popularitas Shindu menarik perhatian banyak perusahaan.

Dalam tiga tahun ke depan, kami akan bekerja untuk memaksimalkan talenta dirinya,” ungkap Mishra. “Memang, setelah mencapai kesuksesan luar biasa, kerendahan hati dan talentanya membawa perempuan menjadi sesuatu yang luar biasa. Ada banyak sponsor yang mendekatinya, tapi kami senang dengan keputusan ini,” jelasnya.

Sindhu memang sempat memberikan kejutan dalam penampilannya yang mampu menembus partai final Olimpiade Rio dan melampaui pencapaian nama-nama beken seperti Ratchanok Intanon, Wang Yihan, Li Xuerui bahkan seniornya sesama pemain India, Saina Nehwal. Sayang, di laga puncak tersebut Sindhu harus takluk dari pebulutangkis Spanyol, Carolina Marin.(Badminton Planet)


Tujuh Anggota ISIS Dibekuk di Cengkareng
Puteri Arab Saudi Aniaya Tukang Cat
Abramovich Akan datangkan Pemain Bintang 

Selasa, 27 September 2016

DKI Jakarta Bantah Dugaan Provokasi 20 KONI Untuk Mundur Dari PON


MANIS77 - Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) DKI Jakarta Raja Sapta Ervian, membantah dugaan telah mendorong 20 KONI lain di Indonesia, untuk mundur dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016.

Bantahan disampaikannya, menanggapi pesan yang beredar luas dari 20 KONI. Mereka disebut akan menyampaikan secara resmi pernyataan mundur, di Hotel Patra Jasa Bandung. Dikatakan Sapta, tudingan dirinya mendorong 20 KONI, itu sudah sampai ke staf khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Sampai stafsus menghubungi. Tidak ada, kita tak punya taring buat mundur," katanya. "Ini tidak mengatasnamakan KONI lain. Kita tidak tahu ini dikoordinasikan oleh siapa," ujar Raja, Selasa 27 September 2016.

Dia mengatakan pernyataan mundur jelang akhir penyelenggaraan acara sangat keliru, dan tidak pantas. Diakuinya memang belakangan banyak masalah sensitif menyangkut kontingen DKI Jakarta, seperti aksi protes kepada wasit, juga adanya suporter yang menekan atlet secara psikologis.

Namun, menurutnya apa yang terjadi masih dalam batas kewajaran, dan bisa ditanggapi dan diproses dengan profesional. "Sangat tidak benar jika DKI akan mundur. Kita sukseskan penyelenggaraan sampai akhir. Kita harapkan wasit profesional, DKI di final bisa mendapatkan medali-medali emas," ucapnya.(viva)


Polda Kerahkan 6.000 Personel Kawal Demo Buruh
5.000 Pejabat Imigrasi Nyatakan Dukungan Trump
Menotti : Pemain Terbaik itu Andres Iniesta

Senin, 26 September 2016

Tundukkan Jorgensen, Chong Wei Raih Gelar Keenam di Japan Open


MANIS77 - Lee Chong Wei untuk keenam kalinya sukses meraih gelar di Japan Open. Ia sukses meraih itu dengan berhasil menjuarai Japan Open 2016, Tokyo, sekaligus membayar kegagalannya meraih medali emas di Olimpiade 2016 lalu.

Pebulutangkis nomor satu dunia itu berhasil menjuarai turnamen Super Series itu dengan sukses kalahkan unggulan ketiga, Jan O Jorgensen dari Denmark, di final tunggal putra, Minggu (25/9). Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, keduanya meragakan permainan saling menyerang dan impresif, sehingga kejar-kejaran poin tak terelakkan.

Chong Wei yang turun sebagai unggulan pertama di turnamen berhadiah total $ 300 ribu itu sempat kalah di set kedua, namun ia berhasil memenangi laga itu usai menang dengan skor ketat dalam tempo 70 menit, 21-18, 15-21, dan 21-16.

Dengan kemenangan tersebut, pebulutangkis Malaysia itu berhasil mengulangi kesuksesan sebelumnya yang berhasil menumbangkan Jorgensen di final Indonesian Open 2016, awal Juni lalu.

Selain itu, kemenangan tersebut membuat Chong Wei kian perkasa atas Jorgensen dengan menambah rekor kemenangannya menjadi 17-1. Satu-satunya kemenangan yang pernah diraih Jorgensen atas Chong Wei yakni saat berhasil mengandaskan Chong Wei di putaran pertama China Open 2009 silam.(analisadaily)


Dilarang Memasuki Kawasanan Gunung Bromo
Kepala Polisi Hungaria Tawarkan Rp484 Juta 
Pemandu Getafe Menilai Pemain Indonesia Kalah Fisik

Sabtu, 24 September 2016

Dilarang Tampil, Atlet DKI Ngadu ke FINA


MANIS77 - Kekisruhan sempat terjadi pada pertandingan renang indah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Atlet DKI Jakarta, Adelia Amanda Nirwala tidak boleh tampil karena adanya pembatasan usia. Saat ini Adelia berumur 28 tahun. Sedangkan batas maksimal adalah 26 tahun.

Kericuhan terjadi karena Manajer Cabor Renang Indah DKI, Rudy Salahuddin menilai pembatasan usia tidak ada dalam aturan Persaturan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Kami memilih mundur di tiga nomor pertandingan (renang indah) ini," tegas Rudy. "Anak-anak sudah bertahun-tahun berlatih. Mereka mengorbankan sekolah, biaya, tenaga," tambahnya. Rudy pun menduga ada permainan dalam technical hand book (THB) renang indah. Ia menganggap masalah pembatasan usia ini tidak pernah ada dalam perhelatan sebelumnya.

Kecewa atletnya tidak bisa turun di nomor solo technical routine putri, Kontingen DKI akhirnya memilih melakukan aksi walk out. Selain itu mereka bakal melaporkan masalah ini ke Federasi Renang Dunia (FINA). Menanggapi ini, PB PON siap pasang badan. Mereka bakal meladeni jika aduan benar-benar dilakukan.

"Itu terserah mereka saja. Kalau mengacu pada peraturan, kita tidak akan disalahkan (FINA)," kata Ketua Bidang Pertandingan PON XIX, Yudha M Saputra, Jumat (23/9/2016). "THB itu sudah disosialisasikan sejak setahun terakhir dan semua kontingen setuju," tegasnya.(sindo)


Truk TNI Diberondong Tembakan, 2 Prajurit Tewas
Sidang PBB, Korut Bersumpah Perkuat Kemampuan Nuklirnya
FIFA Merekut Marco van Basten Untuk Mengawasi Teknis



Kamis, 22 September 2016

Cazeaux : Vinales, Salah Satu Alien MotoGP


MANIS77 - Kepala mekanik atau crew chief Maverick Vinales di Suzuki Ecstar, Jose Manuel Cazeaux meyakini bahwa pebalapnya itu merupakan salah satu 'alien' MotoGP, yakni sebutan yang saat ini disandang empat pebalap teratas; Marc Marquez, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.

Cazeaux yang merupakan eks engineer Ducati, hijrah ke Suzuki pada akhir 2014 dan langsung menjabat sebagai crew chief Vinales. Pria asal Argentina ini pun mengaku takjub melihat performa dan kemampuan Vinales saat pertama kali menjajal GSX-RR dalam uji coba pascamusim di Valencia pada 2014.

"Ketika rider melepas helmnya, Anda bisa memahami apakah ia melakukannya secara alami atau terlalu ngotot. Cara Maverick mengendalikan gas sejak pertama kali mengendarai motor MotoGP, caranya beradaptasi pada rem karbon begitu cepat, kami tahu bahwa ia spesial," ujar Cazeaux. "Maverick merupakan salah satu alien.

Jika Anda punya salah satu dari mereka, ia pasti ingin menang, dan jika ada yang salah, pasti ia ingin cepat-cepat kembali ke posisi terdepan. Bagi kami, wajib mencari cara agar motor kami bisa membuatnya menang," lanjutnya. Cazeaux yang mantan track engineer juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden ini juga menyatakan bahwa Vinales sangat menyadari talenta besarnya, namun dalam usianya yang masih 21 tahun, terkadang Top Gun masih kurang sabar dalam meraih hasil baik.

"Mack tahu ia punya talenta, tapi ketika talenta itu tak muncul, terkadang ia marah. Lebih dari sekadar marah, lebih ke frustrasi. Ia tahu ia punya potensi. Jadi kami bekerja secara paralel soal gaya dan teknik balapnya, memperbaiki semua detail, begitu juga motornya. Ia hanya harus bersabar dan percaya pada diri sendiri," tutup Cazeaux.(Crash)



Selasa, 20 September 2016

Wang Yihan Menyatakan Pensiun Dari Bulutangkis Profesional


MANIS77 - Mantan peringkat satu dunia, Wang Yihan, mengucapkan selamat tinggal pada bulutangkis profesional juga para penggemar. Wang mengatakan demikian setelah dia memutuskan pensiun dari olahraga yang digelutinya selama 12 tahun. “4640 hari dengan tim nasional dan ini telah menjadi pengalaman yang indah.

Saya melalui banyak pasang dan surut, dan belajar bagaimana mengatasi kemunduran. Meskipun kerja kerasnya telah lunas lewat memenangkan medali, tapi pencapaian terbesar dalam hidup saya adalah 'makanan' yang diperoleh,” kata Wang.


“Terima kasih kepada pelatih saya, rekan satu tim dan negara saya serta untuk seluruh pendukung yang telah memberikan semangat selama 12 tahun terakhir.

 Saya akan mengucapkan selamat tinggal pada pemandangan akrab ini dan akan memulai bab baru dalam hidup saya yang mulia. Saya berharap baik dapat bertemu dengan teman semua di lapangan bulutangkis.”

Wang yang lahir di Shanghai tahun 1988, terpilih menjadi pemain junior Tiongkok tahun 2004 dan setelah dipromosikan ke tim senior tahun 2006, namanya meleset dan bersinar di turnamen besar.

Tahun pertama di tim senior, dia tidak hanya memenangkan gelar tunggal putri di kejuaraan Junior Asia, tapi juga Kejuaraan Junior Dunia. Setelah raihan di kelas itu, dia juga dianggap sebagai ratu Superseries karena sukses memenangkan total 20 gelar untuk salah satu turnamen tertinggi di BWF tersebut.

Namun satu-satunya penyesalan dalam karirnya ialah ketika dia tidak berhasil memenangkan medali emas Olimpiade. Terima kasih telah memberikan yang terbaik dan semoga generasi berikutnya semakin termotivasi.(Badminton Planet)

Rp 800 Miliar Masuk Rekening Dokter Dari Pabrik Farmasi
Remaja 17 Tahun Pasien Bunuh Diri Pertama di Belgia
Kami Akan Bertepuk Tangan Menyambut N'Golo Kante




Minggu, 18 September 2016

Atlet Selam DKI Jakarta Pecahkan Rekor Nasional di PON 2016


MANIS77 - Atlet selam nomor kolam DKI Jakarta berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Pekan Olaragara Nasional XIX/2016 Jawa Barat. Mereka tidak saja menyumbangkan medali emas tetapi juga mencetak rekor nasional di kolam renang Catherine Surya, Cirebon, Sabtu 17 September 2016. Para atlet selam yang mengukir rekor nasional itu adalah Joanita Mutiara Hapsari di nomor 200 meter putri bifins dengan catatan waktu 1.51.08.

Dia mematahkan rekor 1.51.44 yang diciptakan atlet asal Papua, Margareta Herawati. Atlet DKI Jakarta berikutnya, Danandra Indra Damario nomor 200 meter putra bifins dengan catatan waktu 1.39.64. Catatan itu menghapus rekor sebelumnya milik Naradipa Poniman dari DKI Jakarta dengan waktu tempuh 1.42.95.

Pada nomor 50 meter putri bifins, atlet DKI Jakarta Meutia Setiadarma membukuan waktu tercepat 23.07 mengalahkan Margareta dari Papua. Sementara itu raja monofin Indonesia, Reinhard Tomel yang sebelumnya meraih emas untuk nomor 800 meter putra berhasil memperbaiki rekor nasional atas namanya sendiri di nomor 400 meter dengan catatan waktu 3.10 21.

Hingga hari kedua, selam nomor kolam DKI Jakarta mengumpulkan lima medali emas, empat perak, dan enam perunggu, berada di posisi kedua. Posisi pertama diduduki Jawa Timur dengan perolehan enam emas, tujuh perak, empat perunggu. "DKI Jakarta berpeluang menambah emas untuk nomor 200 monofin putra dan estafet 4x100 putri. Patrol akan turun di nomor 200 meter monofin sekaligus harapan DKI Jakarta," kata Bayu Adiwibowo, coach DKI Jakarta.(viva)

Polisi Hibahkan Tanahnya Untuk Nenek Miskin
Universitas Larang Penggunaan Note 7 di Kampus 
Mourinho Minta Pogba Lupakan Transfer Termahal Dunia 


Rabu, 14 September 2016

Vinales Diyakini Mampu Kalahkan Rossi Musim Depan


MANIS77 - Aleix Espargaró menyebut rekan satu timnya, Maverick Viñales, memiliki potensi untuk mengalahkan legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi. Hal itu dilontarkan Espargaró usai melihat penampilan ciamik Viñales sepanjang musim ini. Apalagi, pembalap berusia 21 tahun itu musim depan memiliki motor yang sama seperti Rossi karena dia akan menjadi tandem baru The Doctor di Movistar Yamaha, menggantikan posisi Jorge Lorenzo yang hijrah ke Ducati.

"Maverick sangat berbakat dan masih sangat muda. Kecuali Marc (Marquez), sisa pembalap yang berada di depan berusia lebih tua. Saat mereka (para pembalap yang lebih tua) masih berpikir dua kali tentang hal-hal tertentu, Maverick tidak ragu untuk seperseribu detik," ucap Espargaró. "Mentalitas itulah yang telah membuat  bisa sukses dan itu pula yang bisa membuat Maverick menang.

Saya bisa melihat Maverick berjuang untuk gelar juara dunia. Dia harus belajar banyak hal." "Semua yang dia (Maverick) lakukan tahun ini cukup hebat, apalagi dia memiliki motor untuk menang tahun depan. Saya pikir tahun depan dia akan finis di depan Rossi," imbuh pembalap berusia 27 tahun yang akan bergabung dengan tim Aprilia musim depan.

Saat ini, Maverick Viñales tergeser ke peringkat kelima klasemen sementara dengan poin 136 karena hanya finis kelima pada GP San Marino akhir pekan kemarin. Dia digeser pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, dengan selisih sembilan poin yang menjadi juara di Misano.(FoxSportsAsia)

Pasangan ini Menyumbangkan Hadiah Pizza Gratis
KPK Rusia Simpan Uang Tunai Rp 1,6 Triliun
Gemilang di PSG, Di Maria Bikin Fans MU Galau



Minggu, 11 September 2016

Nomor Marco Simoncelli Dipensiunkan Dari MotoGP


MANIS77 - Nomor balap mendiang pebalap MotoGP, Marco Simoncelli #58 resmi dipensiunkan dari kelas tertinggi kejuaraan Grand Prix di sela MotoGP San Marino yang digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada hari Kamis (8/9).

Misano merupakan seri kandang dari juara dunia GP250 2008 tersebut, yang tewas dalam usia 24 tahun akibat kecelakaan hebat dalam MotoGP Malaysia 2011 di Sirkuit Sepang. Setahun setelah kepergiannya, namanya pun diabadikan di Sirkuit Misano. Selama berkarir di Grand Prix sejak 2002, SuperSic mengoleksi 14 kemenangan, yang 12 di antaranya ia raih di GP250 dan sisanya di GP125.

Ia juga mengoleksi 31 podium; dua dari MotoGP, 22 dari GP250 dan tujuh dari GP125. Selain itu, tim balap milik ayah Simoncelli, Paolo Simoncelli yang bernama SIC58 Squadra Corse, resmi akan turun di Moto3 tahun depan. Hal ini disampaikan oleh CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpeleta dalam sesi jumpa pers.

Pernyataan resmi Carmelo Ezpeleta:

"Hari ini, kami berkata kepada ayah Marco, Paolo, bahwa sejak sekarang nomor ini adalah milik Keluarga Simoncelli. Tak ada yang akan menggunakannya, kecuali mereka memutuskan bahwa seseorang boleh menggunakannya.

Ini juga merupakan momen baik, dan kami sepakat dengan Paolo untuk mengumumkan bahwa tim Paolo, yang telah turun di FIM Junior World Championship, akan berpartisipasi tahun depan di Moto2 World Championship."(Merdeka)

Pabrik Garmen Terbakar, 12 Karyawan Tewas
Cegah Imigran, Inggris Bangun Tembok Besar
Kiper Blunder, Guardiola Justru Memujinya


Kamis, 08 September 2016

Turnamen Grand Slam US Open Diduga Ada Pengaturan Skor


MANIS77 - Tennis Intergrity United (TIU) sedang melakukan investigasi dugaan pengaturan skor pertandingan di turnamen grand slam US Open di putaran 1. Pertandingan yang tengah diselidiki oleh TIU yakni antara petenis putri Swiss, Timea Bacsinszky vs Vitalia Diatchenko (Rusia). Bacsinszky yang merupakan unggulan 15 mengalahkan Diatchenko 6-1 dan 6-1.

Penyelidikan dilakukan setelah adanya pola judi yang mencurigakan. TIU mengatakan, penyelidikan itu belum tentu soal pengaturan skor. Namun, ada beberapa alasan lainnya, yang menyebabkan terjadinya korupsi di tenis. "Ada banyak alasan lain selain tindakan korupsi, yang dapat menjelaskan pola judi yang tidak biasa," tulis TIU. TIU menjelaskan, biasanya ada beberapa faktor yang bisa dijadikan peringatan terkait dengan pola judi yang tidak biasa.

Faktor tersebut yakni informasi taruhan yang benar, kebugaran pemain, kondisi pemain dan keadaan pribadi pemain.  "Terlalu dini jika menyimpulkan pemain terlibat dari hasil pertandingan saja. Di bawah program Tenis Anti Korupsi, semua pemain dinyatakan tidak bersalah, kecuali terbukti bersalah pada sidang antikorupsi independen," imbuh TIU.(BBC)


 Video PNS Mabuk Saat Layani Pembuatan e-KTP Beredar
ISIS Ajak Simpatisan Serang Lokasi Wisata Australia
Menanti Seorang Pengganti Arsene Wenger di Arsenal 





Rabu, 07 September 2016

Gagal di Olimpiade Rio, Ahsan/Hendra Akhirnya Harus Berpisah

MANIS77 - Publik bulutangkis Indonesia tak lama lagi tampaknya akan kehilangan satu pilar andalan idola mereka. Pasangan ganda putra terbaik Merah Putih saat ini, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan segera mengakhiri kebersamaan mereka usai gagal total di ajang Olimpiade Rio 2016 lalu.

Duet yang sukses dua kali menyandang gelar juara dunia ini, akan diproyeksi mendapatkan pasangan baru pada bulan Oktober mendatang. Baik Hendra maupun Ahsan nantinya akan dipasangkan dengan pemain pelapis yakni Rian Agung Saputro dan Berry Angriawan. Sebelumnya, Rian/Berry merupakan pelapis Hendra/Ahsan di skuat ganda putra pelatnas Cipayung yang kini masih bertengger di peringkat dunia 22 BWF.

Hendra rencananya akan berpasangan dengan Rian, sedangkan Ahsan bersama Berry. “Hendra/Ahsan sudah waktunya membantu pemain pelapis untuk berbagi pengalaman untuk menjadi pemain yang matang. Hendra berpasangan dengan Rian dan Ahsan dengan Berry,” ujar Kepala Pelatih Ganda Putra PP PBSI, Herry Iman Pierngadi dalam situs resmi PBSI.

“Saya merasa Rian dan Berry masih belum konsisten di pertandingan, jadi akan dicoba lagi sama Hendra dan Ahsan Saya akan mencoba pasangan baru ini di dua turnamen terbuka di Denmark dan Prancis,” ujar Herry. Turnamen Japan dan Korea Open Superseries dijadwalkan akan menjadi dua turnamen terakhir bagi Hendra/Ahsan untuk berduet di turnamen resmi BWF.(viva)

Dana Pembangunan Desa Rp105 Juta Buat Beli Organ
Duterte Nyatakan Penyesalnya Telah Menghina Obama
Tinggalkan Madrid, Seperti Meninggalkan Surga